Terduga Teroris MM Baru Dua Pekan Tinggal di Sukmajaya Depok

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Minggu, 24 Jun 2018 15:29 WIB
terorisme
Terduga Teroris MM Baru Dua Pekan Tinggal di Sukmajaya Depok
Bercak darah ditemukan di Jalan Tole Iskandar, Depok, setelah terdengar letusan, Sabtu 23 Juni 2018, Medcom.id - Octa

Depok: Densus 88 Antiteror mendatangi kediaman satu terduga teroris di Depok, Jawa Barat, Minggu, 24 Juni 2018. Menurut Endang Suhendar, Ketua RT 06 RW 22 Sukmajaya, terduga teroris berinisial MM itu baru dua pekan tinggal di daerah tersebut.

Endang mengatakan polisi menangkap MM kemarin. MM sedang membonceng anak laki-lakinya dengan sepeda motor.

Baca: Seorang Terduga Teroris Ditangkap di Depok

"Ditangkap di depan gang. Saya tidak tahu dia mau pergi kemana, sekitar pukul 09.00 WIB," ujar Endang ditemui di Depok.

Lalu, siang ini, Densus mendatangi rumah MM. Polisi menyita sepeda motor dan handphone.

"Ada empat handphone. Sempat bilang tidak punya handphone. Tapi akhirnya dikasih juga sama istrinya," lanjut Endang.

Menurut Endang, MM merupakan pendatang dari Bogor. Endang baru mengontrak di wilayah itu sejak dua pekan lalu.

"Baru dua minggu tinggal di sini," tegasnya.

Endang mengatakan MM memiliki satu istri dan empat anak. Anak-anaknya masih berusia kecil. Saat ditangkap kemarin, lanjut Endang, MM tak melawan.

Sabtu, 23 Juni 2018, Densus melumpuhkan dua terduga teroris berinisial AS dan AZW di Jalan Tole Iskandar, Kota Depok. Polisi melepaskan tembakan yang menewaskan AS dan AZW. Sebab keduanya berusaha melawan.

Baca: Terduga Teroris Rencanakan Aksi Teror saat Pemungutan Suara

Beberapa saat berselang, Densus membekuk MM di Kecamatan Sukmajaya. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal, MM masih bagian dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) wilayah Bogor, Jawa Barat.


(RRN)