Lurah dan Camat Diperintahkan Siaga Jelang Musim Hujan

Rizky Dewantara    •    Sabtu, 27 Oct 2018 14:17 WIB
musim hujan
Lurah dan Camat Diperintahkan Siaga Jelang Musim Hujan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Medcom.id/Rizky Dewantara

Bogor: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meginstruksikan seluruh lurah dan camat untuk masif lakukan tindakan nyata pada wilayah rawan bencana. Lurah dan camat harus siaga menjelang musim hujan yang segera datang.

"Saya Instruksikan kepada camat dan lurah agar berkordinasi dengan Satpol PP Kota Bogor, untuk menertibkan rumah-rumah liar yang berada di daerah rawan bencana," ungkap Bima, saat ditemui di Balaikota Bogor, Sabtu, 27 Oktober 2018.

Camat dan lurah juga harus proaktif mengajak warganya menjaga kebersihan saluran pembuangan saat musim hujan. Terutama dari sampah-sampah yang menyumbat drainase dan bisa menyebabkan banjir.

Ia mengaku sudah memiliki data lengkap yang diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor terkait kawasan rawan. Dia juga sudah memetakan kawasan yang harus ditata dalam jangka pendek dan panjang.

Misalnya, dengan membangun turap di wilayah rawan bencana secara bertahap. Metode ini tapi tak bisa dipakai untuk semua wilayah karena turap juga bisa jebol.

"Penataan jangka panjang yang tepat dengan naturalisasi, itu yang sedang dikerjakan tim satgas Ciliwung. Mereka mengidentifikasi titik mana saja yang akan terkena naturalisasi. Seperti, relokasi tempat tinggal warga juga dibangun infrastruktur daerah resapan air," paparnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga perintahkan camat dan lurah untuk membentuk pos-pos siaga. Pos siaga di tiap kelurahan diharapkan memberikan reaksi cepat tanggap jika terjadi bencana di wilayah Kota Bogor. 

"Selain itu, kami juga menyiapkan bantuan non tunai (natura) dan bantuan-bantuan lainya yang dibutuhkan secara cepat saat terjadi bencana," tuntas Bima.


(SUR)