Telusuri kematian Bripka Matheus, Polisi periksa Tujuh saksi

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 01 Jan 2019 17:59 WIB
polisi polisi tewas
Telusuri kematian Bripka Matheus, Polisi periksa Tujuh saksi
Foto Bripka Matheus dibawa sang istri saat prosesi pemakaman. Medcom.id

Depok: Kepolisian Resor Kota Depok masih menyelidiki tewasnya Anggota Polresta Depok Bripka Matheus yang tergeletak di parkiran TPU Mutiara, Pancoram Mas, Depok, Jawa Barat, Senin, 31 Desember 2018. Sebanyak tujuh orang yang berada di lokasi sudah diperiksa kepolisian.

"Tim sudah dibentuk untuk menyelidiki terkait ditemukannya Bripka Matheus yang saat itu tergeletak di parkiran TPU Mutiara. Autopsi terhadap korban juga sudah dilakukan di Rumah Sakit Kramat Jati, " kata Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sughiarto saat menghadiri Pemakaman Bripka Matheus, di TPU Pal Sigunung Cimanggis Depok, Jawa Barat Selasa, 1 Januari 2019.

Menurutnya, Tim saat ini masih bekerja untuk mengungkap kematian anggota polisi Polresta Depok tersebut. Dia berharap, dalam waktu tidak terlalu lama polisi bisa mengungkap kematian anggotanya tersebut. 

Didik mengakui, dari hasil autopsi forensi Rumah Sakit Kramat Jati diketahui ada luka di bagian kepala korban.  Namun dirinya enggan  memberikan  berkomentar lebih lanjut, menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

"Saat ini masih dianalisa oleh tim dokter," katanya.

Bripka Matheus, diketahui meregang nyawa di area lahan kosong dekat TPU Mutiara, Jalan Mahakam, Kecamatan Pancoran Mas, Depok pada Senin malam, 31 Desember 2018.  Jasadnya, ditemukan warga dalam kondisi terluka di bagian kepala seperti bekas tembakan.

Hendra, salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi ditemukannya jenazah korban mengatakan sempat mendengar suara letusan dan teriakan. Saya sempat dengar ada suara teriakan laki-laki. Tapi sayup - sayup, karena banyak suara kembang api juga saat itu," bebernya.

Saksi lain di lokasi kejadian menyatakan pistol dan sepeda motor korban masih utuh di lokasi kejadian. Insiden yang terjadi pada malam pergantian tahun ini menjadi perhatian serius seluruh aparat di Kota Depok. 

Sejumlah pasukan dari Unit Puslabfor, Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dan Polda Metro Jaya pun telah dikerahkan untuk membantu proses penyelidikan Bahkan, dua anjing pelacak dari satuan K9 juga telah diturunkan langsung ke tempat kejadian perkara.  



(ALB)