Bandung Barat Kekurangan Persediaan Logistik Bencana

Roni Kurniawan    •    Kamis, 29 Nov 2018 16:08 WIB
Mitigasi Bencana
Bandung Barat Kekurangan Persediaan Logistik Bencana
Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengki Kurniawan. Medcom.id/Roni Kurniawan

Bandung: Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mengajukan logistik tambahan antisipasi bencana ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebab, beberapa daerah di  Bandung Barat rawan terjadi bencana saat musim hujan,.

Menurut Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Hengki Kurniawan, persediaan logistik yang dimiliki saat ini telah menipis seiring terjadinya bencana. Beberapa pekan lalu 100 rumah rusak dihantam angin puting beliung yang disertai hujan deras.

"Kondisi logistik kita menipis. Kita buat pengajuan ke provinsi karena provinsi menganggarkan Rp50 miliar untuk perbaikan," ujar Hengki di Ngamprah, Bandung Barat, Kamis 29 November 2018.

Selain Lembang, wilayah lain yang rawan terjadi bencana yakni di Sindangkerta serta Gunung Halu. Dua wilayah tersebut berada di antara bukit yang mengakibatkan rawan terjadi longsor.

"Saya sampaikan ke BPBD siap payung sebelum hujan, artinya dari sisi logistik dipersiapkan. Apalagi sekarang musim hujan, dan wilayah-wilayah itu cukup rawan, jadi harus siaga," sambungnya.

Hengki mengaku kerap berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengantisipasi terjadinya bencana terutama dalam aksi cepat tanggap. Jabar memiliki organisasi aksi cepat tanggap Jabar Quick Respons yang bisa membantu dalam penanggulanganan bencana.

"Saya intens komunikasi dengan Pak Gubernur dan Jabar Quick Respon, kalau ada kejadian kejadian yang pemda belum bisa membantu saya minta untuk dikomunikasikan," pungkasnya.


(SUR)