Truk Tonase Berat Masih Lalu Lalang di Kabupaten Tangerang

Hendrik Simorangkir    •    Jumat, 14 Dec 2018 13:07 WIB
razia kendaraan
Truk Tonase Berat Masih Lalu Lalang di Kabupaten Tangerang
Truk bertonase berat masih wira-wiri di Jalan Raya Kabupaten Tangerang.

Tangerang: Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 47 Tahun 2018 terkait pembatasan jam operasional truk bertonase berat golongan I hingga V, mulai diberlakukan di jalan raya Kabupaten Tangerang. Meski sudah berlaku, masih banyak kendaraan truk bertonase berat nekat lewat dari ketentuan yang sudah dituangkan. 

Seperti yang terpantau di Jalan Raya Legok, seharusnya sejak pukul 05.00 WIB, truk pengangkut tambang seperti pasir, tanah, dan batu, dilarang melintas. Namun, terpantau masih banyak yang wira-wiri seolah tidak mengetahui adanya aturan tersebut.

"Masih ada yang melanggar beberapa, Makanya langsung ditilang oleh kepolisian, atau ada juga yang kita instruksikan untuk putar balik," ujar Kadishub Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi, Jumat, 14 Desember 2018.

Mengingat jalan raya tersebut adalah akses utama menuju Tol Jakarta ataupun Merak, sehingga banyak truk bertonase berat pengangkut bahan tambang melintas dari berbagai wilayah perbatasan. Seperti dari Kabupaten Bogor, Kabupaten Serang, bahkan ada yang dari Lebak.

Baca: Pemkab Tangerang Batasi Jam Operasional Kendaraan Barang

Meski begitu, Bambang mengaku tetap menegakkan aturan. Bila pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB masih ada yang melintas, pasti diminta putar balik atau kembali masuk ke industri perusahaannya.

"Yang dari Bogor kita suruh balik ke Bogor, dari Lebak balik lagi ke Lebak. Kalau habis dari perusahaan atau tempat galian, kita suruh putar balik masuk lagi," jelas Bambang. 

Tapi nanti, Bambang menambahkan, setelah pukul 22.00 WIB boleh melintas sampai pukul 05.00 WIB. Untuk itu, lanjutnya, petugas gabungan seperti dari Dishub, Satpol PP dan kepolisian berjaga di setiap persimpangan masuk ke jalan Kabupaten Tangerang dan gerbang tempat galian beroperasi. 

"Jadi tidak di ujung atau tempat pembuangannya, sehingga truk-truk itu bisa dengan mudah putar balik," katanya.

Baca: Kabupaten Tangerang Siapkan Sanksi untuk Truk Tonase Berat

Sebelumnya, Peraturan Bupati Tangerang Nomor 47 Tahun 2018 mengenai kebijakan pembatasan kendaraan bertonase berat melintas di Jalan Raya Kabupaten Tangerang, mulai dilaksanakan Jumat, 14 Desember 2018. Pembatasan itu mencakup kendaraan jenis truk baik dalam golongan I hingga V.

"Berdasarkan aturan setelah sosialisasi selama 30 hari yang telah kami lakukan, tanggal 14 Desember mulai pukul 05.00 WIB, kita menetapkan Perbup bersama jajaran terkait Satpol PP, Dishub, TNI dan Polri. Jadi kita akan tertibkan kendaraan bertonase berat mulai jam operasional yang telah dikeluarkan," ujar Bupati Tangerang Zaki Iskandar di Stadion Benteng Taruna, Kabupaten Tangerang, Rabu, 12 Desember 2018.

Zaki menjelaskan, dalam Perbup itu sendiri kendaraan bertonase berat hanya diperbolehkan melewati jalan di Kabupaten Tangerang termasuk pada pukul 22.00-05.00 WIB.





(ALB)