Pemprov Jabar Belum Tetapkak Status Siaga Bencana

Roni Kurniawan    •    Jumat, 09 Nov 2018 18:02 WIB
bencana alam
Pemprov Jabar Belum Tetapkak Status Siaga Bencana
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Medcom.id/Roni Kurniawan

Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum menetapkan status siaga bencana. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil meski sejumlah daerah telah terjadi bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu daerah yang kini diterjang banjir dan longsor yang mengakibatkan enam korban jiwa serta merusak jembatan penghubung di Tenjolaya, Kabupaten Garut.

"Belum. Nanti akan saya rapatkan dulu. Saya akan cek apakah ini situasional saja atau bukan. Karena BMKG juga belum memberikan input," kata Emil di Gedung DPRR Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 9 November 2018.

Baca: Bocah Korban Banjir di Tasikmalaya Masih Dicari

Akan tetapi Emil meminta setiap kepala daerah untuk melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi terjadinya bencana. Pasalnya 60 persen wilayah di Jabar masuk dalam kategori rawan terjadi bencana.

"Jabar secara naturalnya 60 persen adalah wilayah bencana hidrologis. Baik ada atau tidak adanya manusia akan terjadi bencana. Saya imbau masyarakat tetap waspada bencana apalagi sekarang sudah mulai musim hujan," beber mantan Wali Kota Bandung ini.

Emil mengungkapkan, Pemprov Jabar tetap siaga jika memang ada daerah yang terkena bencana. BPBD Jabar siap bergerak untuk membantu masyarakat yang terkena bencana. 

"Tapi tetap tolong waspada. Musim hujan sudah turun. Awasi perkotaan dengan banjir cileuncangnya. Di pedesaan banjir bandang. Mohon kepala desa waspada, RT/RW juga. Siapkan emergency plan jika terjadi bencana," pungkas Emil.


(DEN)