Idrus Marham Yakin Dedi Mulyadi Taati Putusan Golkar

Roni Kurniawan    •    Minggu, 05 Nov 2017 08:47 WIB
pilgub jabar 2018
Idrus Marham Yakin Dedi Mulyadi Taati Putusan Golkar
Dedi Mulyadi di kediamannya.MTVN/Krisiandi

Metrotvnews.com, Bandung: Sekertaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham memastikan Dedi Mulyadi tidak akan hengkang ke partai lain setelah keluarkan surat keputusan (SK) dukungan terhadap Ridwan Kamil (Emil) untuk maju di Pilgub Jabar. Bahkan Dedi Mulyadi dipercaya akan tetap mengemban tugas sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Jabar hingga tuntas masa periodenya.

Idrus mengaku telah berbicara langsung dengan Dedi Mulyadi terkait ditetapkannya SK dukungan terhadap Emil. Bahkan Dedi pun diakui Idrus akan mentaati keputusan yang telah diambil DPP Partsi Golkar untuk Pigub Jabar tersebut.

"Saya buka rahasia saja, saya ketemu dengan saudara Dedi beberapa kali dan itu juga dia adik saya yang jadi ketua saat ini. Saya tanya Dinda Bagaimana Jawa Barat Dinda (Dedi Mulyadi)? SK sudah seperti ini. Kanda Sekjen sebagai kader saya taat kepada aturan yang ada," kata Idrus di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Sabtu 4 November 2017.

Bahkan diakui Idrus, Dedi Mulyadi masih akan tetap menjadi bagian dari kader partai berlambang pohon beringin tersebut meski posisinya tersisihkan oleh Emil untuk Pilgub Jabar. Hal itu pun menjadi pegangan Idrus dan meyakini jika Dedi tidak akan hengkang ke partai lain.

"Saya tidak akan mungkin menghianati Golkar, itu pernyataannya (Dedi Mulyadi). Jadi kata orang tua kita kalau kerbau yang dipegang talinya kalau orang dipegang perkataannya, jadi saya percaya kepada Dedi tentang pernyataanya itu," urainya.

Sementara itu Idrus tetap menghargai upaya Dedi yang telah melakukan sosialisasi terkait niatnya maju ke Pilgub Jabar. Pasalnya Bupati Purwakarta itu sering melakukan blusukan ke berbagai wilayah di Jabar, bahkan sejumlah spanduk dan baliho dengan wajah Dedi Mulyadi telah menghiasi berbaga sudut jalan terutama di Bandung.

"Kita menghargai itu kerja politik tetapi kita menghargai rakyat. Hasilnya seperti itu. Dedi sudah bicara dengan saya taat pada keputusan partai. Sebagai kader tidak mungkin dia mengkhianati partai dan tetap di Golkar," ungkapnya.


(LDS)