Kang Hasan Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter Sejak Dini

Al Abrar    •    Sabtu, 03 Mar 2018 16:53 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Kang Hasan Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter Sejak Dini
TB. Hasanudin saat menjadi pembicara pada kegiatan Seminar Nasional Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Keterampilan Abad ke 21 di STKIP Pasundan Cimahi, Kota Cimahi, Sabtu (3/2).

Ciamahi: Dewan Pangaping Pengurus Besar (PB) Paguyuban Pasundan TB. Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan, menekankan pentingnya pendidikan berkarakter yang harus ditanamkan terhadap generasi bangsa sejak dini. 

Menurutnya, pendidikan berkarakter merupakan hal yang penting sebagai upaya membangun sumber daya manusia serta menguatkan moralitas bangsa yang sudah mengalami kemundurun di era global saat ini. 

"Mengaplikasikan Pendidikan Berkarakter secara langsung tidak hanya teori sejak dini. Serta Adanya Kecenderungan degradasi kondisi moralitas, etika, dan budi pekerti," ungkapnya saat menjadi pembicara pada kegiatan Seminar Nasional Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Keterampilan Abad ke 21 di STKIP Pasundan Cimahi, Kota Cimahi, Sabtu 3 Februari 2018. 

Kang Hasan yang juga merupakan Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 itu mengungkapkan, penguatan pendidikan karakter di era globalisasi harus diiringi cara berpikir kritis yang disampaikan secara santun serta berpikir kreatif sehingga generasi bangsa mampu menciptakan kemandirian di segala bidang. 

"Kecakapan berkomunikasi dan kerjasama dalam pembelajaran untuk menguatkan pendidikan karakter di abad ke 21 itu juga sangat penting," paparnya

Para tenaga pendidik, lanjut Kang Hasan, khususnya di Jawa Barat, mempunyai tantangan besar dalam penguatan pendidikan berkarakter yang dinilainya harus terus ditingkatkan. 

"Pembinaan Karakter kita masih Buruk, untuk para tenaga pendidik, mari kita perbaiki bersama," tegasnya.

Selain Kang Hasan, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Praktisi Pendidikan Endang Komara, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen) Kemendikbud Arnie Fajar, yang diikuti oleh Akademisi, tenaga pendidik dari berbagai tingkatan sekolah, serta Mahasiswa.



(ALB)