Jabar Siap Wujudkan Sekolah Bebas Kekerasan

Jaenal Mutakin    •    Selasa, 28 Nov 2017 13:43 WIB
pendidikan
Jabar Siap Wujudkan Sekolah Bebas Kekerasan
Ilustrasi

Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mewujudkan sekolah ramah anak berbasis bebas kekerasan di seluruh Jabar. Hal ini dilakukan agar tidak lagi terjadi kekerasan di sekolah, apalagi di rumah.

"Kekerasan bisa terjadi di rumah dan di sekolah. Kekerasaan antara anak dan orang tua terjadi di rumah sulit kendalikan, karena sifatnya tertutup. Jika terjadi kekerasan di sekolah, bisa diselesaikan dengan baik," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Senin, 27 November 2017.

Pria yang akrab disapa Aher ini mengatakan jika terjadi kekerasaan di sekolah, selesaikan dengan bicara kepada guru. Selanjutnya, bisa diselesaikan bersama orang tua.

"Dengan cara tersebut, sekolah bisa menjadi rumah kedua bagi para siswa karena mereka merasa nyaman. Kalau di rumah, orang tua mengawasi langsung. Kita rancang tidak ada kekerasan apa pun di sekolah, yang ada hanyalah belajar dalam konteks kasih sayang," ujarnya.

Menurut Aher, sekolah ramah anak berbasis bebas kekerasan ini digagas agar anak-anak atau para siswa-siswi bisa menjadikan para guru sebagai orang tua kedua ketika terjadi permasalahan antara orang tua dan anak di rumahnya. Konsep sekolah ramah anak akan terus dimatangkan oleh Pemprov Jabar karena perlu pengkajian.


(NIN)