Pengemudi Taksi Berunjuk Rasa di Bandung

Roni Kurniawan    •    Rabu, 02 Nov 2016 09:15 WIB
unjuk rasa
Pengemudi Taksi Berunjuk Rasa di Bandung
Unjuk rasa sopir taksi di Bandung, MTVN - Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Ribuan pengemudi taksi berunjuk rasa di Kantor Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu 2 November. Mereka menolak kehadiran taksi ilegal berbasis online yang semakin marak di Kota Bandung.

Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com, para pengemudi dari berbagai jenis taksi mulai merangsak menuju Balai Kota Bandung. Mereka pun melakukan aksi long march dari masing-masing pool taksi.

Seperti para pengemudi taksi Cipaganti yang melakukan long march dari Jalan Dr Djundjunan (Pasteur) yang merupakan pool mereka menuju Balai Kota Bandung sejak pukul 08.00 WIB.

Dengan mengenakan seragam lengkap orang kemeja bermotif batik layaknya mereka akan menarik penumpang, para pengemudi tersebut jalan berbaris rapih sembari membentangkan spanduk bertuliskan "Bubarkan Taksi Plat Hitam Berbasis Online".

Menurut Wawan salah seorang pengemudi taksi Cipaganti, ia beserta ratusan rekannya sebelum merangsak ke Kantor Walikota, terlebih dahulu akan menuju Viaduct di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan.

"Sekarang kita mau ke Viaduct dulu, kumpul sama rekan-rekan dari supir taksi lain. Karena titik kumpulnya disana. Lalu nanti barengan ke ke Balkot (Balaikota) nya," kata Wawan disela-sela aksi long march.

Aksi tersebut pun membuat ruas Jalan Pasteur menuju arah jembatan layang Pasopati dan Sukajadi menjadi tersendat. Tak sedikit pengguna kendaraan pun menoleh sejenak ke arah para pengemudi taksi yang melakukan aksi long march.

"Wah, demo lagi ya ini," cetus salah satu warga yang melintas di Jalan Pasteur.

Sementara itu bedasarkan informasi yang didapatkan, kurang lebih sebanyak 3.000 pengemudi taksi hari ini akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Bandung, Jalan Wastukancana. Aksi tersebut sebagai ungkapan kegerahan karena semakin maraknya taksi berbasis online di Kota Bandung.



(RRN)