Pengendara Tertahan 1,5 Jam di Pantura Cirebon

Ahmad Rofahan    •    Senin, 10 Oct 2016 12:18 WIB
unjuk rasa
Pengendara Tertahan 1,5 Jam di Pantura Cirebon
Kendaraan tertahan di Jalur Pantura, Cirebon, Jabar akibat aksi warga menolak PLTU, Senin (10/10/2016). (Foto-foto: Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Jalur Pantura, tepatnya di Kanci, Cirebon, Jawa Barat sempat lumpuh akibat demo warga, Senin, 10 Oktober. Para pengendara mengeluh lantaran tertahan hingga 1,5 jam di jalur tersebut.

Ikhsan, 45, penumpang Bus Harapan Kita tujuan Jakarta, mengaku, sudah tertahan selama 1,5 jam. Menurutnya, untuk menyampaikan aspirasi, seharusnya jangan mengganggu warga lainnya. "Kenapa panturanya ditutup. Mengganggu pengguna jalan saja," ujarnya.

Baca: Ratusan Warga Demo PLTU, Pantura Cirebon Lumpuh

Keluhan serupa disampaikan Darno, supir truk pengangkut bahan bakar minyak ini hendak mengirim BBM dari kilang Minyak Balongan menuju Brebes, Jawa Tengah.  "Padahal stok di Brebes sudah menipis. Malah ini tertahan lama," kata Darno.


Aksi blokade massa di Jalur Pantura, Cirebon, Jabar, Senin (10/10/2016). 

Selain mobil, pengendara motor juga dilarang melintas oleh para pendemo. Mereka bahkan menendang motor yang berani menerobos lokasi yang diblokir.

Demonstrasi dilakukan ratusan warga Desa Kanci Kulon. Mereka memprotes keberadaan PLTU di wilayahnya. Warga sempat menduduki Jalur Pantura, bahkan membakar ban bekas di jalanan.

Saat ini, massa bergerak ke PLTU tahap 2 di Desa Kanci Wetan. Lalu lintas Pantura mulai bergerak, meski merayap.


Massa membakar di Jalur Pantura Cirebon, Jabar, Senin (10/10/2016).

"Kami lakukan contra flow untuk mengurai kemacetan di jalur Pantura," kata Kasatlantas Polres Cirebon AKP Galih Bayu Raditiya, dikutip Antara.


(SAN)