Bogor Kota Terburuk Kedua di Dunia versi Waze

Mulvi Muhammad Noor    •    Jumat, 16 Sep 2016 13:43 WIB
transportasi berbasis aplikasi
Bogor Kota Terburuk Kedua di Dunia versi <i>Waze</i>
Indeks penilaian Waze untuk Bogor, Jawa Barat (Foto: dok/Waze)

Metrotvnews.com, Bogor: Pengelola perangkat lunak aplikasi navigasi Waze merilis indeks tempat terbaik dan terburuk di dunia bagi pengendara. Dalam indeks itu disebutkan Bogor sebagai kota terburuk kedua di dunia untuk pengendara yang menggunakan Waze setelah Kota Cebu, Filipina.

Indeks dirilis di laman website resmi Waze dengan judul Waze Index Reveals Where in the World are the Best and Worst Places to be a Driver. Ini merupakan indeks tahunan kedua dengan mencantumkan enam indikator. Enam indikator itu yakni kepadatan dan keparahan lalu lintas, keselamatan perjalanan, kualitas dan infrastruktur jalan, kemudahan akses ke SPBU dan parkir, analisa dampak sosial ekonomi, dan perasaan pengguna Waze

Dari enam indikator itu, Bogor mendapat penilaian indeks terendah kedua dengan nilai 2,15 atau di posisi 185. Sementara Kota Cebu, Filipina, mendapat skor 1,15 sekaligus mendapatkan predikat kota terburuk di dunia bagi pengendara versi Waze di posisi 186. 

Selain Bogor, ada delapan kota asal Indonesia lainnya yang juga mendapatkan penilaian rendah. Di antaranya Denpasar di peringkat 183, Bandung 182, Surabaya 181, Jakarta 178, Medan 168, Yogyakarta 150, Malang 146, dan Semarang di 145. 

Sementara itu, sebanyak delapan kota di Prancis menduduki posisi 10 besar sebagai tempat terbaik bagi pengendara di dunia. Posisi pertama diduduki Kota Valence dengan indeks penilaian 8,81.

Disamping menilai berdasarkan perkotaan, Waze juga mencantumkan indeks penilaian berdasarkan kategori negara. Belanda berada di posisi terbaik disusul Prancis, Amerika Serikat, Republik Ceko, dan Swedia. Sementara Indonesia menduduki peringkat terendah bersama empat negara lainnya yakni El Salvador, Filipina, Guatemala, Panama, dan Indonesia. 

Indeks ini diambil berdasarkan survei di 186 kota dan 38 negara dengan lebih dari 20 ribu pengguna Waze aktif bulanan. Ketentuan jumlah pengguna dalam survei ditentukan untuk memastikan akurasi data dan perbandingan pasar yang wajar. 


(TTD)