Emil Minta Pegawai Kecamatan Lembur Selama Rekam Data e-KTP

Roni Kurniawan    •    Kamis, 08 Sep 2016 16:52 WIB
e-ktp
Emil Minta Pegawai Kecamatan Lembur Selama Rekam Data e-KTP
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat sidak di Disdukcapil Kota Bandung, Jawa Barat (Foto: MTVN/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menginstruksikan pegawai seluruh kecamatan setempat lembur kerja selama proses perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Hal itu guna memenuhi target perekaman data e-KTP yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri yakni 30 September 2016.

Para pegawai negeri sipil (PNS) di kecamatan diminta bekerja hingga pukul 21.00 WIB untuk melayani warga yang hendak merekam data e-KTP. Sebanyak 120 ribu orang di Kota Bandung belum merekam data e-KTP.

"Jadi selama perekaman semua kecamatan harus lembur sampai beres. Lemburnya sampai jam 9 malam agar bisa melayani warga," kata Ridwan Kamil saat inspeksi mendadak ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Silip Kota Bandung, Jalan Ambon, Jawa Barat, Kamis (8/9/2016).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu, menargetkan masing-masing kecamatan dapat melayani 200 warga per hari. Emil yakin sistem yang ia terapkan ini mampu mencapai target perekaman data e-KTP.

"Yang biasanya sehari melayani 100 orang. Nah, mulai per hari ini harus 200 orang. Supaya nanti sebelum batas akhir (30 September) Kota Bandung sudah beres melakukan perekaman," imbuh dia.

Sementara itu, pelayanan perekaman data e-KTP di Disdukcapil Kota Bandung mulai hari ini 8 September ditutup. Pasalnya, seluruh proses perekaman data e-KTP dilakukan di 30 kecamatan di Kota Bandung.

"Jadi mulai hari ini perekaman dilakukan di kecamatan. Tidak ada warga yang datang ke kantor Disdukcapil, supaya lebih dekat dan mengefesienkan waktu juga buat warga," tutur dia.

Sementara itu, sebanyak 33 alat perekam data e-KTP digunakan oleh Pemkot Bandung untuk melayani sekitar 1,6 juta jiwa dari 2,7 juta jiwa yang wajib mengantongi e-KTP. Jumlah alat itu tersebar di 30 kecamatan dan tiga alat lainnya dipersiapkan di kantor Disdukcapil Kota Bandung.


(TTD)