Korban Begal di Bekasi Diberi Penghargaan

Antonio    •    Kamis, 31 May 2018 09:43 WIB
kekerasanaksi begal
Korban Begal di Bekasi Diberi Penghargaan
Dua korban begal yang melakukan perlawanan, Ahmad Rofiki (kiri, baju merah) dan Moh Irfan Bahri (kanan, hitam). Medcom.id/Antonio

Bekasi: Moh Irfan Bahri dan Ahmad Rofiki, dua orang korban yang melawan balik begal di kawasan Summarecon, Kayuringin, Kota Bekasi, Rabu 23 Mei 2018, diganjar penghargaan. Polres Metro Bekasi Kota menghargai keberanian mereka yang memberi inspirasi.

"Dan kejahatan yang dilawannya bukan main-main ini, perampokan ini," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis 31 Mei 2018.

Ia menjelaskan, jika masyarakat yang mempunyai kemampuan melawan kejahatan maka kejahatan bisa berkurang. Tugas polisi pun akan terbantu.

Walau demikian, dia berharap korban melakukan perlawanan jika memungkinkan. Tidak orang bisa melawan pelaku kejahatan karena beragam sebab.

"Harus melihat keseimbangan, kalau terlalu berat kita melawan, jangan dipaksakan melawan. Tapi kalau kita mampu, seperti ini," jelasnya.

Penghargaan itu diberikan berdasarkan Keputusan Kapolres Metro Bekasi Kota Nomor KEP/ 34/ V/ 2018 tanggal 30 Mei 2018 tentang pemberian penghargaan kepada anggota Polri dan anggota masyarakat.

Baca: Begal yang Dibacok Korban Dibantarkan


(SUR)