Selama 42 Tahun, Indonesia Produksi 148 Pesawat

Roni Kurniawan    •    Rabu, 12 Sep 2018 15:43 WIB
penerbangan
Selama 42 Tahun, Indonesia Produksi 148 Pesawat
Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia, Elfien Goentoro, Medcom.id - Roni Kurniawan

Bandung: PT Dirgantara Indonesia optimistis meningkatkan produksi pesawat terbang. Selama 42 tahun berdiri, PT DI memproduksi 148 pesawat.

"Bahkan 42 unit telah diekspor ke beberapa negara," kata Direktur Utama PT DI, Elfien Goentoro, di acara puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-42 PT DI di Hanggar Rotary Wing di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 12 September 2018.

Saat ini, lanjut Elfien, PT DI mengupayakan komponen produk lokal untuk merakit pesawat. Satu di antaranya pesawat jenis N 219 yang diproduksi dan dipesan beberapa negara di antaranya Vietnam, Thailand, serta Filipina.

"Pesawat N 219 merupakan produk karya hasil anak bangsa, dimana komponennya 40 persen lokal dan seluruhnya dikerjakan di sini di Bandung. Target kita komponen lokal bisa mencapai 60 persen," ujar Alfien.

Pada 2019, PT DI akan mengekspor dua pesawat jenis CN 235 ke Senegal dan Nepal. Ke depan, harap Alfien, PT DI bisa menjadi industri penerbangan terbaik di kawasan Asia Pasifik.

"Untuk mewujudkan itu, visi misi PT DI telah melakukan beberapa langkah transformasi di bidang budaya, bisnis, dan operasional," bebernya.

Selain gencar ekspor keluar negeri, PT DI pun siap untuk menyuplai pesawat bagi kebutuhan TNI dan Polri. Pasalnya selama ini, dua instansi keamanan tersebut telah menggunakan pesawat buatan PT DI salah satunya helikopter HX-5809 yang sering digunakan operasi udara oleh TNI maupun Polri.

"Mudah-mudahahan juga bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada TNI dan Polri," tegasnya.


(RRN)