Pengerjaan Jalur Penyelamatan Tanjakan Emen Butuh Waktu 4 Bulan

Reza Sunarya    •    Rabu, 14 Mar 2018 07:40 WIB
kecelakaan lalu lintas
Pengerjaan Jalur Penyelamatan Tanjakan Emen Butuh Waktu 4 Bulan
Petugas mengevakuasi minibus travel yang kecelakaan di turunan Emen, Kampung Cicenang, Desa Ciater Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Subang: Pemerintah Kabupaten Subang dan instansi terkait bakal membuat 3 titik jalur penyelamatan tidak jauh dari tanjakan Aman (dulu bernama tanjakan Emen), Desa Cicenang, Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat. Pengerjaan diperkirakan membutuhkan waktu hingga 4 bulan ke depan. 

"Kami,telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sekarang masih tahap lelang," Kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, , Selasa 13 Maret 2018.

Baca: Kemenhub akan Ubah Konstruksi Tanjakan Emen

Rona mengatakan, upaya membuat jalur penyelamatan agar meminimalisir jumlah angka kecelakaan. Dia berharap, tak ada lagi kecelakaan di tanjakan Aman yang sebelumnya kerap terjadi. 

Pantauan Media Indonesia, di sepanjang jalur tanjakan Aman telah banyak dipasang rambu dan spanduk imbauan keselamatan berlalu lintas. Rambu dan spanduk imbauan itu dipasang oleh pihak Jasa Raharja maupun dari satuan lalulintas Polres Subang.

Sebelumnya, di tanjakan Aman telah terjadi kecelakaan yang menimpa rombongan warga asal Indramayu, Jawa Barat, saat perjalanan pulang dari tempat wisata alam Gunung Tangkuban Perahu. Akibatnya 17 orang mengalami luka ringan dan berat. Bahkan sebelumya pun, sebuah bus Pariwisata asal Tanggerang, Banten, juga mengalami kecelakaan hingga menewaskan 27 orang.


(LDS)