Pembunuhan Sopir Truk di Sumedang

Pelaku Mengaku Spontan Membacok Korban

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 10 Jan 2018 16:20 WIB
kasus pembunuhan
Pelaku Mengaku Spontan Membacok Korban
Pelaku pembunuhan sopir truk di pinggir jalan Bandung-Garut, Jawa Barat -- Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Sumedang: Satu dari lima pembunuh sopir truk di pinggir jalan Bandung-Garut mengaku nekat membacok korban karena spontan. Ia kesal karena korban menolak memberinya uang rokok.

"Teman saya minta uang untuk beli rokok, tapi dia (korban) nolak. Saya rangkul dia, malah didorong. Spontan saya bacok," kata HR, 24, di Mapolres Sumedang, Jawa Barat, Selasa, 9 Januari 2018.

HR mengaku membacok Candara, 58, dua kali di bagian kepala dan satu kali di lengan. HR dan saudaranya yang masih berstatus pelajar juga menghajar korban.

"Korban sempat lari keluar warung, kami kejar. Lalu (korban) dicegat teman-teman yang di mobil, tidak jauh dari warung nasi goreng. Setelah itu saya tidak tahu lagi," terang HR.

(Baca: Sopir Truk Tewas Dibacok Orang tak Dikenal di Sumedang)

Pria bertato ini juga mengaku, ida dan teman-temannya dalam keadaan mabuk saat menganiaya korban. "Kita sedang dalam keadaan mabuk, tidak ada niat seperti itu," lanjutnya.

Tersangka lainnya, Hil, 17, menuturkan hanya memukul korban saja. "Saya hanya ikut-ikutan saja," ujarnya lirih.

Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata menjelaskan, para pelaku bukan warga Sumedang. "Mereka ini dari Rancaekek. Mereka baru masuk ke wilayah Kabupaten Sumedang. Kelimanya kami tangkap di beberapa wilayah, sebagian Rancaekek dan sebagian lagi di Sumedang," pungkasnya.

Sebelumnya, Candra ditemukan tewas di pinggir jalan di Dusun Warung Cina, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis, 4 Januari 2017. Berdasarkan informasi dari warga, korban adalah sopir truk yang berhenti untuk membeli nasi.


(NIN)