Ditempa di Bandung, Dua Perusahaan Raih Ratusan Juta dari Google

   •    Rabu, 28 Sep 2016 18:05 WIB
start up technology
Ditempa di Bandung, Dua Perusahaan Raih Ratusan Juta dari Google
CEO Kakatu Muhammad Nur Awaluddin (duduk paling kanan) dan para peserta Google Launchpad Accelerator lainnya dalam sebuah acara di Jakarta. (Metrotvnews.com/ist)

Metrotvnews.com, Bandung: Dua perusahaan Indonesia yang ditempa di Bandung, Jawa Barat berhasil menjadi peserta Google Launchpad Accelerator. Bahkan, perusahaan binaan Indigo PT Telkom, yakni Jarvis Store dan Kakatu, itu, berkesempatan ke kantor pusat Google selama dua minggu dan memperoleh grant USD50 ribu sekitar Rp700 juta.  

Ery Punta, Direktur Pengelola Indigo PT Telkom mengatakan, keterlibatan kedua binaan tersebut telah dipublikasikan langsung oleh Vice President Product Management Google Caesar Sengupta dalam sebuah kegiatan Google di Jakarta, baru-baru ini.

“Bagi kami, kesuksesan inovasi tidak hanya ditentukan kemampuan membuat produk. Namun, juga bagaimana Telkom mampu mengelola talenta sebagai insan berkreasi dan melahirkan produk lebih bermanfaat sehingga dipilih raksasa internet sekaliber Google,” tuturnya, Rabu (28/9/2016).

Jarvis Store adalah mitra Indigo Telkom pada program tahun 2013. Sementara Kakatu mulai tahun 2014. Program Indigo Creative Nation, di dalamnya ada inkubator dan akselerator, menjadi pionir pembinaan start up di Indonesia sejak tahun 2009. Dua perusahaan rintisan ini menjalani aneka tempaan di Bandung Digital Valley.

Selain inkubator, akselerator, bahkan injeksi modal, mereka juga sudah memberangkatkan rintisan usaha digital binaannya ke Silicon Valley pada 9-16 April 2016 lalu.  Kala itu, yang diberangkatkan perwakilan dari Kakatu (aplikasi parental control), AMTISS (aplikasi asset tracking management), dan Goers (aplikasi event discovery). 


CEO Jarvis Store Frianto Moerdowo (tengah) bersama dua pendiri Jarvis Store lainnya, ?Putu Gusindra Divanatha (kiri) dan Kadek Agus Yusida saat mengikuti Google Launchpad Accelerator di kantor pusat Google di Silicon Valley, Amerika Serikat. (Metrotvnews.com/dok. Frianto Moerdowo)

Telkom mendayagunakan koneksi yang dibangun Telkom Group melalui MDI (Metra Digital Invesment) terhadap peserta guna bertemu perwakilan Uber, Facebook, Apple, dan Google, serta venture capital ternama, Kleiner Perkins Caufield & Byers. 

Frianto Moerdowo, CEO Jarvis Store, mengatakan, dirinya terpilih Google Launchpad Accelerator dikarenakan andil program Indigo yang telah membuka ruang pemasaran. 

Dia mencontohkan, layanan toko daring itu sempat menjadi mitra Divisi Enterprise & Business Solution PT Telkom pada 2015 dan DDS sepanjang tahun ini. Dengan roadshow pemasaran sampai ke 300 kota, memungkinkan produknya diakses pasar hingga 25.000 klien dengan pertumbuhan hingga 600 persen. 

"Ketika kami di sana (Silicon Valley, red), kami mengobrol dengan pihak Google dan salah satu pertimbangannya adalah penetrasi dan penerimaan pasar. Kalau tanpa diinjeksi DDS dan bundling layanan Telkom, mungkin kami tidak terpilih," katanya. 

Muhamad Nur Awaludin, CEO Kakatu menambahkan, pihaknya sepulang dari Google, merasa sangat terbantu dengan metode pengembangan produk. Terutama konsep kekinian, yakni Google Design Spirit, yang menjadi dasar pengembangan Kakatu ke depannya. Dia juga merasa memperoleh masukan signifikan terkait sisi wirausaha.

 


(SAN)