Direktur Utama BJB Diganti

Roni Kurniawan    •    Selasa, 11 Dec 2018 19:48 WIB
bank bjb
Direktur Utama BJB Diganti
Logo Bank BJB, dok: istimewa

Bandung: Ahmad Irfan tak lagi menjabat sebagai Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB). Hal itu disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa BJB di Hotel Aryaduta di Jalan Sumatra, Kota Bandung, Selasa, 11 Desember 2018.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil alias Emil mengatakan pemberhentian Irfan sebagai bentuk penyegaran di BJB. Penggantian itu disepakati pemilik saham di BUMD tersebut.

"Oleh karena itu, keputusan bersama, Pak Irfan diberhentikan," ujar Emil usai menghadiri rapat.

Emil menuturkan, di masa kepemimpinan BJB, Irfan belum bisa mengoptimalkan potensi unit mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jabar. Padahal, peluang ekonomi melalui UMKM paling besar di Jabar.

"UMKM peluang besar yang kurang dioptimalkan, dari 100 persen kegiatan BJB Kredit UMKM itu hanya 5 persen sekian, padahal 60 persen ekonomi jawa barat perputarannya ada di situ," beber Emil.

Posisi Dirut BJB akan ditempat Agus Mulyana yang merangkap sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko. Hal itu, lanjut Emil, mengacu pada aturan yang ada di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tidak boleh mengosongkan jabatan dirut pada BUMD.

"OJK menyatakan sebuah jabatan tidak boleh dikosongkan, maka sesuai arahan OJK, Direktur Kepatuhan akan merangkap sebagai Direktur Utama," tandasnya.


(RRN)