Pemprov Jabar Upayakan Pemerataan Tenaga Kerja

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 27 Sep 2018 19:46 WIB
lapangan pekerjaan
Pemprov Jabar Upayakan Pemerataan Tenaga Kerja
Wakil Gubernur Jabar (Kanan), dan Presiden Jokowi (Kiri) saat menghadiri penyerahan sertifikat lahan warga di Lapangan RRI Kota Depok, Jawa Barat. Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Depok: Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mengupayakan pemerataan tenaga kerja. Pembangunan ekonomi di setiap wilayah Jawa Barat tidak sama, terutama di daerah penyangga ibu kota.

"Kita akan terapkan sesuai dengan kondisi wilayah lain, seperti Depok dan Bekasi, itu kan banyak tenaga kerja. Sedangkan ketika, disurvei masyarakat katanya menginginkan pembukaan lapangan kerja," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Lapangan RRI Cimanggis, Kota Depok, Kamis, 27 September 2018.

Uu menuturkan, mengubah pandangan masyarakat mengenai bidang pekerjaan menjadi langkah terpenting. Golongan pekerja dan generasi mudah yang tengah menempuh pendidik masih berpikir profesi harus sejalan dengan ijazah keilmuan.

"Paradigma anak-anak sekolah, harus diubah jangan selalu berpikir sebuah pekerjaan, harus selalu sama dengan ijazah. Sewaktu ada lapangan pekerjaan nanti, dia tidak mau karena latar belakang pendidikannya beda. Akhirnya ya menganggur," tutur Uu.

Uu juga merasa harus ada perubahan kurikulum untuk SMA dan SMK yang merupakan kewenangan dari Pemprov Jabar. Pelajar harus dibawa untuk mengenal hal-hal baru sehingga siap menghadapi tantangan di masa yang akan datang.

"Sehingga, saat keluar sekolah nanti ilmunya bisa digunakan, Contoh dalam otomotif jangan belajar bagaimana mereparasi mobil tahun 80-an.
Harus belajar sistem yang sekarang, contoh pemakaian injeksi dan peralatan modern," tandasnya.

Pemprov Jabar ke depannya berusaha menyusun program lain guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini mencakup ekonomi, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
 


(SUR)