Puluhan Industri di Jabodetabek Migrasi ke Cirebon

Ahmad Rofahan    •    Senin, 06 Nov 2017 13:48 WIB
umpkawasan industri
Puluhan Industri di Jabodetabek Migrasi ke Cirebon
Wisnu Soedibjo (batik coklat) saat meberikan piala kepada perusahaan Cirebon Power yang terpilih menjadi PMA terbaik di Kabupaten Cirebon. Foto: MTVN/Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Puluhan industri yang sebelumnya beroperasi di Jabodetabek mulai bergeser ke Cirebon, Jawa Barat. Perusahaan dari beragam sektor industri tersebut pindah karena tingginya upah di wilayah Jabodetabek.

Direktur Pengendalian Pelaksanaan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Wilayah III , Wisnu Soedibjo, juga mengatakan, sejumlah kawasan industri baik di Jakarta maupun di Bekasi dan Karawang sudah mulai padat. Sehingga investor saat ini mulai memilih wilayah lain yang bisa dijadikan sebagai pusat industri.

“Purwakarta dan Cirebon mejadi target para investor untuk membuka usahanya," kata Wisnu di Cirebon, Senin 6 November 2017.

(Klik: UMK Karawang Paling Tinggi di Jabar)

Cirebon dinilai memiliki cukup banyak fasilitas yang memudahkan para pemilik usaha untuk menjalankan bisnisnya. Keberadaan tol Cipali dan Palikanci serta pelabuhan Cirebon, membuat kota ini semakin dilirik

"Apalagi jika Bandara Kerajati sudah jadi. Itu akan lebih hebat lagi," kata Wisnu.

 Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, membenarkan migrasi industri dari wilayah Jakarta, Karawang dan Bekasi. Menurutnya, sejumlah industri sudah masuk sejak tahun 2015 lalu. Bahkan, beberapa diantaranya sudah mulai beroperasi.

Sudah ada puluhan industri yang berasal dari Jakarta, Karawang dan Bekasi yang sudah membuka usahanya di Kabupaten Cirebon.  "Kalau di Cirebon, upahnya lebih murah. Itu salah satu alasan sejumlah industri pindah ke Cirebon," kata Dede.

(Baca: UMK 2017 Karawang Rp3,6 Juta)

Saat ini, Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Kabupaten Cirebon, sekitar Rp1,8 juta. Sedangkan untuk wilayah Bekasi mencapai RP3,6 juta.

Banyaknya industri yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Cirebon, diharapkan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal. Penurunan tingkat pengangguran diharapkan segera turun.
 


(SUR)