Delapan BUMN Bagikan Bantuan di HUT Kemerdekaan

Roni Kurniawan    •    Jumat, 17 Aug 2018 14:00 WIB
hut riHUT ke-73 RI
Delapan BUMN Bagikan Bantuan di HUT Kemerdekaan
Direktur Utama PT Jasindo memberikan bantuan sarana air bersih secara simbolis kepada Entang Sujiana selaku Kepala Desa Sarimukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat 17 Agustus 2018. Medcom.id/Roni Kurniawan

Subang: Menyambut ulang tahun ke-73 Republik Indonesia, delapan BUMN melakukan kegiatan sosial yang diawali dengan upacara pengibaran bendera merah putih di komplek PT Dahana, Subang, Jawa Barat, Jumat, 17 Agustus 2018.

Delapan BUMN tersebut ialah PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo, PT Bio Farma (Persero), Perum Jasa Tirta II, PT Dahana (Persero), PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero) dan PT Inti (Persero).

Menurut Direktur Utama Asuransi Jasindo, Untung Hadi Santosa, pemberian bantuan sebagai bentuk tanggung jawab BUMN hadir untuk negeri. Delapan BUMN ini pun memberikan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan dasar kepada masyarakat di antaranya berupa pembangunan MCK, Program Bantuan Rumah Masyarakat/Karyawan BUMN hingga pesta pasar murah.

"Kehadiran kami para BUMN ini, harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itulah tujuan BUMN Hadir Untuk Negeri, sebagai tanggungjawab kami kepada masyarakat," ujar Untung.

Pemerataan pembangunan bagi masyarakat menjadi salah satu tujuan dari BUMN. Hal itu pun sebagai upaya menindaklanjuti perintah dari Presiden RI Joko Widodo agar BUMN semakin dekat dengan masyarakat.

"Kita diberikan tugas setiap ulang tahun kemerdekaan ke beberapa provinsi. dan sekarang di Jawa Barat untuk melakukan berbagai kegiatan bersama masyarakat," paparnya.

Sementara itu, Direktur PT Dahana Budiantono mengaku pihaknya rutin melakukan berbagai kegiatan di tengah masyarakat terutama di area operasi PT Dahana. Perusahaan yang dipimpinnya melaksanakan program pemberdayaan masyarakat tiap tiga bulan sekali.

"Seperi sarana listrik yang sebelumnya mereka nyantol secara tidak resmi, tapi sekarang sudah terhubung. Ada sekitar 320 ribu sambungan baru," pungkasnya.


(SUR)