Taiwan Sepakati Kontrak Ekspor Kopi Garut

Antara    •    Minggu, 02 Sep 2018 20:08 WIB
kopi
Taiwan Sepakati Kontrak Ekspor Kopi Garut
ilustrasi kopi. Antara/Adeng Bustomi

Garut: Distributor kopi asal Taiwan menyepakati kontrak ekspor selama lima tahun dengan petani kopi dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Mereka membeli kopi jenis arabica yang sudah diubah menjadi biji kopi hijau, atau green bean.

"Kami dengan Taiwan sudah kontrak selama lima tahun," kata Ketua Kelompok Tani Kopi Asli Urang Garut (Kasuga), Enung di Garut, Minggu, 2 September 2018.

Ia menuturkan, kopi jenis arabica dari tanah pegunungan Garut itu sangat diminati oleh penikmat kopi di Taiwan. Harga jual kopi mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Ekspor pertama kali, kata dia, sudah dilakukan pada Juli 2018 sebanyak 15 ton. Rencana pengiriman kedua akan dilakukan pertengahan September 2018 sebanyak 5 ton.

Biji kopi yang diekspor tersebut dikumpulkan dari para petani kopi di Kecamatan Cisurupan, Cikajang, Cigedug, dan Bayongbong. "Kopi yang diekspor adalah kopi asli dari Garut bukan dari luar," katanya.

Kopi dari Garut masuk penilaian 10 kopi terbaik di dunia dalam acara kontes kopi di Jakarta. Juri kontes kopi, Christian saat kunjungannya ke Garut mengatakan, kopi Garut mampu bersaing dengan dengan kopi lain dari berbagai negara.

"Ada puluhan jenis kopi dari berbagai negara, untuk kopi Garut ternyata
bisa masuk 10 besar," katanya.


(SUR)