Perajin Bergelar Doktor Ini Latih Warga Bikin Cenderamata PON

Ismail    •    Senin, 19 Sep 2016 10:55 WIB
pon 2016
Perajin Bergelar Doktor Ini Latih Warga Bikin Cenderamata PON
Dayat Supriatna memperlihatkan produk cenderamata PON XIX Jabar. (Metrotvnews.com/Ismail)

Metrotvnews.com, Sumedang: Pekan Olahraga Nasional XIX 2016 Jawa Barat, turut menggerakkan roda ekonomi pengusaha kecil. Tak terkecuali perajin pernak-pernik PON dari Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Sumedang.

Di desa ini, ribuan cenderamata ukiran kayu maskot PON XIX dihasilkan. Bahkan, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memesan langsung gantungan kunci berbentuk boneka Surili itu.

Kesuksesan Desa Cibeusi memikat hati Gubernur, bermula dari ide kreatif Dayat Supriatna. Perajin yang mengantongi gelar doktor (honoris causa) itulah yang memberikan pelatihan ke warga sekitar.

"Bermula dari pelatihan yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kita berpikir alangkah bagusnya jika kita membuat pernak pernik untuk PON yang kebetulan akan segera di gelar," ujar Dayat mengisahkan awal mula pembuatan cinderamata PON, saat ditemui Metrotvnews.com, di rumahnya, Desa Cibeusi, Senin (19/9/2016). 

Setelah mendapatkan pelatihan, kata Dayat, dia langsung melakukan pembinaan para perajin di Desa Cipacing dan Cibeusi. Awalnya, dia membuat gantungan kunci dalam dua ukuran, besar dan kecil. 

"Namun setelah diperlihatkan kepada Pak Gubernur, ternyata beliau memilih yang kecil karena yang besar itu memang pengerjaannya memakan waktu yang lama sementara beliau butuh banyak," katanya.

Akhirnya, ia mendapat order 4.000 gantungan kunci Surili dari Gubernur Jabar. Pun demikian dengan Dinas Pariwisata dan Bupati Sumedang yang masing-masing memesan 1.000 buah.

"Selain digunakan untuk cenderamata, Surili yang kita buat juga ditampilkan dalam pameran yang digelar di ITB Jatinangor, dan alhamdulillah mendapat respons yang baik," sebutnya.


(SAN)