Pembebasan Lahan KA Cepat Tak Akan Tuntas Tahun Ini

Depi Gunawan    •    Kamis, 15 Dec 2016 06:38 WIB
kereta cepat
Pembebasan Lahan KA Cepat Tak Akan Tuntas Tahun Ini
Dua pramuniaga berjaga di samping miniatur kereta cepat (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC) pesimistis pembebasan lahan untuk jalur kereta cepat koridor Jakarta-Bandung bisa tuntas akhir tahun ini.

Hingga Desember, masih ada sejumlah wilayah yang akan dibebaskan dalam tahap negosiasi dengan warga.

Koordinator Tim Bandung Barat-Cimahi pada PT KCIC, Adjang Suparman, mengatakan pihaknya masih fokus membebaskan lahan di seluruh desa/kelurahan yang akan dibangun lintasan kereta cepat.

"Pembebasan lahan di Desa Tagog Apu dan Sukatani baru keluar nilainya dan belum direalisasikan. Desa Bojong Koneng juga masih proses. Lahan yang sudah disepakati warga di Desa Nyalindung. Kemudian pembayaran lahan warga Desa Kertamulya sudah tuntas 100 persen," ujar Adjang, Rabu (14/12/2016).

Baca: Desember, Pembebasan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rampung

Sebanyak 17 desa di Bandung Barat akan terkena imbas pembangunan jalur kereta cepat. Desa-desa tersebut terdapat di Kecamatan Cikalongwetan, Cipatat, Padalarang, dan Ngamprah.

Untuk pembebasan lahan di Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, baru mencapai 50 persen. Adapun lahan milik TNI sudah mendapat izin dari Kodam III Siliwangi.

Baca: Presiden Curhat Drama Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Dalam rancangan pembangunan lintasan kereta cepat ini, tiga terowongan akan dibangun di Kabupaten Bandung Barat dengan menerobos tiga bukit yang berada di Walini, Kecamatan Cikalongwetan; Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah; dan Gunung Bohong, perbatasan Bandung Barat dengan Kota Cimahi.


(UWA)