Tahun Depan, Penerima PKH di Jabar Bertambah 419 Ribu

Jaenal Mutakin    •    Minggu, 03 Sep 2017 11:29 WIB
bansos
Tahun Depan, Penerima PKH di Jabar Bertambah 419 Ribu
Petugas memeriksa kartu Program Keluarga Harapan (PKH) saat penyaluran. (Foto: Antara/Nyoman Budhiana).

Metrotvnews.com, Bandung: Kementerian Sosial (Kemensos) bakal meningkatkan jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Peningkatan penerima PKH tersebut untuk penyaluran Februari 2018.

"Tahun depan, 2018, pencairan bulan Februari akan ada perluasan PKH. Tahun depan, penerima PKH di Jabar bertambah 419.741 keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi 1.445.729 keluarga," kata Direktur Jendral Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat di STKS, Bandung, Sabtu 2 Agustus 2017.

(Baca juga: Menteri Bambang Harap Ada Penambahan Dana Bansos Nontunai di 2018)

Dia mengaku, saat ini Kemensos tengah mengevaluasi penyaluran PKH tahap 3 yang selesai pada akhir Agustus 2017. Evaluasi untuk mematangkan persiapan pencairan tahap 4 yang dimulai pada November 2017.

"Di Kota Bandung Penyaluran PKH (tahap 3) sudah hampir 99 persen, sudah tuntas ke KPM. Jika tersisa 1 atau 2 persen, itu karena perubahan data," tuturnya.

Sesuai arahan Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, pencairan PKH harus tuntas dalam sebulan, maka itu diperlukan koordinasi intensif. Pencairan non-tunai juga perlu dukungan pemerintah daerah (Pemda) agar Himpunan Bank Negara (Himbara) sebagai penyalur bisa membangun outlet.

"Kita koordinasi dengan pihak bank terkait, PKH bisa menjadi daya ungkit pengurangan angka kemiskinan di Indonesia. Terlebih PKH menyasar penyandang disabilitas dan lansia," pungkasnya.

(Baca juga: BI Dukung Penyaluran Bansos dengan Nontunai)

Untuk diketahui, pencairan PKH tahap ketiga sebesar Rp500 ribu per KPM. Dalam setahun, setiap KPM mendapat empat kali pencairan dengan total sebesar Rp1,89 juta.

KPM dalam program PKH menerima beras untuk rakyat sejahtera (rastra) dan bantuan pangan non tunai. Kedepannya diperkirakan bisa untuk subsidi listrik dan elpiji 3 kilogram.




(HUS)